Skip to main content
cerita

Contoh Drama tugas akhir anak SMA

By January 14, 2011October 31st, 2023No Comments
Lakon:
devine-zibi-mory-mhey-ibu guru-zhazha-Julia(juju)Matahari telah menampakan sinarnya, terlihat banyak para siswa menengah atas sedang sibuk mempersiapkan diri untuk ke sekolah,
Tepatnya di sma 1 jakarta utara ada 1 kelas yitu kelas XI ipa 2 sebutannya yang akan dijadikan awal tempat di mulaina cerita ini.

Tet…….tet,,,,,,,tet……..!
Bel tertanda bahwa aktivitas belajar mengajar akan segera di mulai, jam dinding pun sudah menunjukan tepat di pukul 07.30.
Semua siswa pun sedang bergegas masuk ke dalam ruangan kelasnya masing –masing

Ibu Tensi: “Selamat pagi anak-anak!”.
Siswa/I; “Selamat pagi bu,,,!!
(dengan semangatnya menjawab sapaan ibu guru)
Ibu Tensi; “Hari ini kita akan ada kedatangan 2 murit baru.,! Mereka pindahan dari Sma Negeri 1 Bandung……(Setelah itu)…Mori,,,,!” Zibi Ayo masuk…
Mori dan Zibi ;”Iya buk..”
Ibu Tensi: “Silahkan perkenalkan diri kalian masing2 dengan teman2..”
Zibi; “Kamu dulu deh Zibi,,! Setelah kamu baru aku,,,,”
(bisik Zibi kepada mori)
Mory: “Iya….iya…
Hay teman-teman slam kenal,,,,nama ku adalah mori,,
Aku pindahan dari sma 1 bqndung,,disini aq tinngal bersama paman ku..
Zibi : “Aku adalah Zibi aku juga pinahan dari sekolahan yang sama dengan Mory,,
Dan mohon kerjasamanya yah teman-teman…”
Ibu Tensi: Baiklah anak-anak kalian sudah mengenal mereka berdua kan….
Zibi kamu duduk di samping mhey yah,,,
Dan kamu mori duduk di samping zhazha …
(perintah ibu guru)
Mory:(sambil berjalan menuju bangkunya)
“Permsi..! kamu zhazha ya??
Emm, boleh aku duduk di sebelah kamu..?
Salam kenal aja ya???”
Zhazha: “Yah, boleh ! Duduk aja” (sambil tersenyum simple)
Ibu tensi: “Baiklah ibu tinggal dulu ya…..!! Kalian jangan ribut!!.”
(sambil berjalan meninggalkan kelas ajarnya)

2 menit kemudian

Jhulia: “Aduh….untung gurunya tidak ada …huft… selamat..”
(dengan tergesa-gesa masuk ke dalam kelas)
-ketika melewati tempat duduk mory-

Julia : “Ehh.. kamu kayaknya anak baru yah..
Salam kenal, nama ku Julia..di panggil juju, kamu siapa?”..
Mory : “Aku Mory……..! Salam kenal juga ya”. (jawab mory sambil tersenyum)
(akan tetapi pada saat itu pula jhulia merasakan ada sesuatu yang akan terjadi pada mory nantinya)”
Mory :” Jhuuuu….Julia…! kenapa kamu tiba-tiba diam..
Heyy jhu…
Hhellloow jhhu…heyy kamu melamun yah,!”.
(sambil memukul bahu Julia)
Julia : “Oh iya..maaf-maaff…
Aku ngx kenapa-napa kok,,”.
Mory : “Tapi kenapa kamu tadi tiba-tiba melamun.,.. Pucat lagi…!”
Jhulia: “Maaf..maaf,,, mungkin gara-gara aku belum sarapan kali ya,, ya udah aku kembali ketempat duduk aku dulu ya…”.
Mory : “Ooowh,,, iya gak apa-apa.”
Zhazha: “Ehh ada apa”.( dengan cueknya bertanya)
Mory : “Gak tahu si Julia sifatya tiba-tiba aneh”.
Zhazha: “Ooowh biasanya dia membayangkan sesuatu yang akan terjadi nanti”.
Mory : “Lhooo kok bisa!!!
Zhazha: “Yaaaa biasalah anak indigo”.
Mory : “Maksudnya?”.
Zhazha: “Yaa begitulah”( dengan cueknya menjawab).

Disamping itu=> Julia: “Haiii..!”
Zibi: “Haii juga…”
Julia: “Perkenalkan aku Julia “
Zibi: “Haii,, dan aku Zibi”. ( sambil tersenyum)

Suasanapun berjalan sedikit agak ribut, namun rutinitas yang ada disekolahpun berjalan seperti biasa, hingga sampai-sampai tak terasa waktu sekolah pun berakhir dan para siswa pun pulang kerumah masing-masing.

Keesokan harinya…….!

Zhazha : “Zibi…lihat deh disana ada anak baru lagi,”
Kayaknya cowok-cowok kata teman-teman. Namanya..ehmmm… Dev..Dev..Dev..Apalah aku gak tahu jelas namanya”…
Zibi : “Oowh,,… yang itu ya Zha…!!”.
Zhazha: “Yo.a,….. ehh aku kekantin dulu ya…”bye””.( berbicara dengan cueknya).
Zibi : “Huhhf…bye juga,….
dasar anak yang aneh, bicara kapan dia mau saja dan terus pergi langsung begitu saja,, aneh..,aneh…”

Tiba-tiba…!

Mory : “Pagi Zibi..!!”.
Zibi : “Heyy… Pagi sobatku…!”.
Mory: “Kenapa tadi si.Zhazha….?”.
Zibi : ”Owhhh dia! Gak ada apa-apa kok, dia cuma bilang ada murid baru, baru masuk hari ini dikelas…!!!”.
Mory: “Yang bener!! Emang mana?”
Zibi : “Tuhhh disana…, cowok tapi…!”
Mory: “Yuk kesana”.( ajak mory)
Zibi : “Maaf ya mory,, aku harus ketoilet dulu, kebelet nih..!!! bye-bye..”.
Mory: “Iya zibi..”.( ya sudahlah..)

Beberapa menit kemudian mhey pun datang!!!
Mhey: “Heyy,, ada apa nih ngumpul-ngumpul
( sambil masuk kedalam kerumbunan orang-orang)
Mhey ; “Apa kamu…!”.
Zhazha; “Kenapa…?”.( langsung pergi keluar kelas)
Devine: ”Hayyy…. Mhe”…
Mory : “Lohh kamu udah kenal dia Dev?’.
Devine: ‘Owhh…!!!, nggak, aku gak kenal…!”
Mory: “Ehmzz…, ehh ku kembali kebangkuku dulu ya.”.

Tak terasa kelaspun dimulai kembali, semua murid masuk kedalam kelas…!

Zhazha: “Sedang apa kamu.? Kayaknya sibuk banget”..!
Mory: “Aku lagi buat diary..”
Zhazha: “Hey, sekarang waktunya belajar,,..! bukan nulis diary”.
Mory: “Hehe maaf soalnya udah kebiasaan..!
Ngomong-ngomong kamu punya penghapus gak?
Zhazha: “Ada.!! Didalam tas!! Ambil aja!!”
Mory: “Owhh aku ambil ya!!”( sambil membuka tas zhazha)
(akan tetapi ada kesalahan yang tidak sengaja terjadi)
Mory ; “Ehh ini fhoto siapa zha?!”
Zhazha: “Apa yang kamu lakukan Mor??!
aku kan hanya menyuruhmu untuk mengambil penghapus! Kenapa kamu nglakuin hal yang lain”…
“kamu,,!!! dasar gak sopan banget yahh…!”. ( sambil memukul mejanya)
Ibu Tensi: “Zhazha kamu kenapa??”
Zhazha: “Gak buk,,,.. aku Cuma mau ke toilet, permisi ya buk…!!!!”
( bergegas keluar kelas )
Mori: ”Zhazha maaf……….”.( dan kemudian terdiam )
Mhey : “Ada apa sih …!!!!”.
Mori : “Zhazha marah dengan aku gara-gara ……”. (terdiam sejenak )
Mhey : “Udalah……!!!!! Orang sombong kayak dia di biarain aja !!!! dah biasa dia kayak gitu…”..
Mori : “Tapi aku udah salah banget ama dia …!!!!”
Mhey : “Eeehh.. tau ngak dia tu orang nya sok pintar,sombong …iiihh,,pokoknya aku ilfil banget sama dia ….”.
Tiba-tiba Zhazha datang ….
Zhazha: “Ooohh….. bagus ya ngomongin tentang aku dari blakang……..!!!!!!”
( tiba-tiba memutuskan pembicaraan antara mhey dan mori )
Mori : “Zhazha…!!!”.
Zhazha : “Eehh.. apa sih yg loe omongin mhe ….!!!!, jangan lebai banget kayak gitu donk..dasar bigos.!!!!”.( dengan sinisnya )
Mhey : “Apa..!!!! Nggak suka loe..!!!!”( dengan nada jutek)
Ibuk Tensi : “Zhazha , Mhe .. sudah !!!! Diam ,,,,, kalian berdua ini berantem terus…atau nanti ibu suruh kalian keluar kelas…!!”
Mhey: “Awas lho..!!!”
Zhazha: “Bodoh amat,,,,!!”.
Devine: “Udalah mhey, sabar..enggak usah emosi begitu…”.
Mhey: “Enggak usah ikut campur urusan aku deh Dev, enggak ada manfaat nya tau nggak??”
Devine: “Biasa aja mhey, kamu kenapa sih.., marah-marah terus sama aku..”
Mhey: “Tau dah…!!”
Zibi : “Mhey kenapa sih kamu enggak suka banget dengan devine..? Padahal dia kan baik Mhey..!”
Juju : “Semua akan berakhir duka.”.(juju memotong pembicaraan mereka)
Zibi : “Apanya yang berakhir duka ju???”
Devine : “Iya Julia, emangnya kamu ngomongin siapa sih??
Kamu juga sih Mhey,,,”
Mhey: “Ih…! Enggak da apa-apa , sudah-udah diem.., mau kamu jadi bahan pelampiasan emosi aku??”

Keesokan harinya
Ditempat yang sama..!!

Ibu Tensi: “Anak-anak ibu akan memberikan kalian tugas. Satu kelompok terdiri dari enam orang, tugasnya adalah kalian buat puisi tentang sebuah kenangan yang kalian punya,! “kelompok pertama yaitu Juju, Mhey, Zibi, Mory, Zhazha dan Devine.!!
Mhey: (dengan suara yang pelan), “Apa aku dengan Zhazha dan Devine.! Ehmz… buk!! “Aku masuk kelompok lain saja buk.!!”
Ibu Tensi: “Kamu mau protes Mhey…! Kalau kamu mau protes, nggak usah masuk pelajaran ibu lagi..!”
Mhey: “Tapi bukk..!”
Ibu Tensi: “Maaf Mhey… baiklah yang lain lanjutkan pelajarannya, buka halaman 57.”

Beberapa menit kemudian…..
Bel pun berbunyi…
….didekat kantin sekolah..!
Devine: “Hey Zibi!” (sambil melambaikan tangannya)

Zibi: (Zibi pun menoleh ke sumber suara)
“Hay Dev..”.
Devine: “Sini..”. (dengan menggerakkan tangan memberikan isyarat)
Zibi: “Ada apa dev…?”
Devine: “Kita buat tugas ibu Tensi pulang sekolah ini aja yah? Gimana?”
Zibi: “Yah kalau aku setuju-setuju aja sih Dev, tapi gimana sama yang lain…?!”
Devine: “Zibi itu Mory dan Zhazha,,.. kesini dulu aku ada perlu..!!! (teriak devine).
Mory dan Zhazha: ada apa Dev…” (sahut mereka serentak sambil berjalan kearah devine)
Devine: “Tugas ibu tensi tadi, kita kerjakan pulang sekolah ini aja yah?? Mau nggak?”
Mory: “Oke aku setuju, lagi pula aku lagi gak ada kerjaan dirumah nih.”
Zhazha: “Wahh kebetulan..!
Aku juga besok ada kesibukan,
“setuju tuh kalau hari ini..!!” (sahut Zhazha dengan nada cuek)
Zibi: “Nah yang lain sudah setuju semua, tinggal Juju dan Mhey nih, nggak tahu apa kabarnya..”.
Zhazha: “Tuh mereka..!” ( menunjuk dengan nada cuek)
Zibi: “Mhey…!!, Juju..!!
Juju: “Mhey kita dipanggil tuh, yu’ kita kesana..!”
Mhey: “Ahh… males!!” (menunjukan rasa malas)
Juju: “Ayo.. mungkin ada hal penting kali, Aa..yo’ .. kesana…!”
Mhey: “Sabar napa..
Iya..iya”! (dengan malasnya menjawab).
Devine: “Hay Mhe”!
Mhey: “Nggak usah basa-basi dehh.., langsung to the point ajah..!”
Devine: “Sabar Mhe.. Nggak usah marah-marah.
Juju,,. Mhe kita kerjain tugas ibu Tensi pulang sekolah ini aja yah, soalnya aku gak ada waktu kalau selain hari ini, tugasnya kan lusa besok harus dikumpulkan,. yang lain udah setuju semua, tinggal kalian berdua lagi yang belum…
Juju: “Iya aku setuju-setuju aja kok..
No problem…!!”
Mhey: “Ya deh aku setuju..!” (sambil berjalan meninggalkan mereka semua).
Devine: “Mhey..! ada yang harus aku bicarakan nanti denganmu..”. (dengan nada yang pelan).
Mhey: “Ishhh… gak penting… (pergi dengan raut wajah penuh kesal)
Zibi: “Kumpul di depan kelas nanti….!!” (sahut Zibi).

Sepulang Sekolah…….
Terlihat terlihat mereka berenam sedang sibuk mengerjakan tugas yang telah diberikan..
Tapi tiba-tiba….!

Devine: “Mhe ikut aku” (sambil menarik tangannya Mhey)
Mhey: “Kemana..?!!”
Mory: “Aku ke toilet dulu yah..”.

Didepan ruang OSIS lama..

Devine: “Apa kamu belum bisa memaafkan aku?”
Mhey: “Kalau iya kenapa…!!!”
Devine: “Tapi kenapa..?!”.
Mhey: “Siapa yang mau memaafkan orang yang telah membuat kakakku meninggal.!”
Devine: “Tapi itu bukan salah ku Mhe, kemarin itu…waktu dia mau datang kerumahku tapi di jalan, dia mutlak ditabrak mobil Mhe….!”
Mhey: “Apapun alasanmu, aku nggak perduli…!
Tapi dia ditabrak setelah kamu ketahuan selingkuh dibelakang dia kan..!!!”
Devine: “Soal itu maafkan aku Mhe.. Maafkan aku please..!”. (memohon maaf dengan Mhey).
Mhey: “Aku nggak akan pernah memaafkanmu”. (sambil mengeluarkan gunting di sakunya).
Mory: “Jangan Mhey…!!! (sambil berlari untuk menghentikan Mhey)”

Akan tetapi….!

Mory: “Arghh…!!” (terjatuh tersimpah darah).
Mhey: “Mory.., apa yang terjadi..
Oohh tidak,,,,….!!!!!!!!!!
Devine: “Mhe… kamu…” (lari dan kemudian meninggalkan Mory dan Mhey).
Mhey: “Apa yag harus aku lakukan…!!
Tidaaa..kk.!!”

2 hari setelah kejadian itu, Mhey, Mory, dan Devine sama sekali tidak terlihat batang hidungnya.
Zibi pun terlihat sibuk kesana-kesini mencari informasi tentang Mory, dan Juju selalu terlihat sering bersikap aneh, dan membayangkan bahwa Mory dan Mhey telah terjadi sesuatu dengan mereka. Dan Zhazha juga terlihat cemas memikirkan perubahan – perubahan yang terjadi pada temannya selama 2hari ini. Dan apakah yang sebenarnya terjadi…

Keesokan harinya….!
Mory mulai sering membayang-bayangi Mhey, sampai-sampai sering kali Mhey berteriak Histeris dan beraut muka yang amat ketakutan san akhirnya memutuskan untuk bersekolah.
Sesampainya Mhey di sekolah…..

Zibi: “Mhey, apa yang terjadi padamu, kenapa kamu kelihatan begitu pucat..?”.
Mhey: “Aku tidak apa-apa, jangan pedulikan aku”.
(tiba-tiba… bayangan Mory terlihat sekilas)
“Aaarggg!!!!!!!!!..”. (Mhey berteriak histeris dan ternyata hanya Mhey saja yang melihatnya)

Semua orang pun kaget melihat tingkah laku Mhey..

Zhazha: “Mhey apa yang terjadi..?!”.
Mhey: “Mory…Mory..”
Zhazha: “Mory kenapa…?
Beritahu aku apa yang terjadi” (sambil menatap mata Mhey).
Mhey: “Aku sudah membunuh Mory.. aku meletakkan mayatnya diruang OSIS lama, aku takut, dia terus menghantuiku… hixzz hixzzz” (sambil menangis).
Zhazha: “Apa….!!!!!!” (dengan syoknya menjawab)
Juju: “Ternyata…. inilah yang terjadi pada kalian, maaf aku tidak bisa membantu kalian.”

Setelah mendengar perkataan Mhey semua orang bergegas ke TKP(tempat kejadian perkara). Suasana sudah terlihat riuh, ramai. Dan semua orang dalam keadaan cemas dan ketakutan. Namun sudah 1tahun berlalu, suasana sekolah mulai kembali seperti semula, dan mhey sekarang sudah menyesali perbuatannya dan pindah ke pesantren dan Devine sampai sekarang belum tahu bagaimana kabarnya….!

Cerita pun berakhir sampai disini. Hikmah yang dapat kita ambil adalah jangan membawa masalah dengan selalu bersikap emosi, cobalah selalu berfikir positif dan menyelesaikan masalah dengan berbagi kepada orang yang kita anggap bisa membantu masalahmu itu, setiap masalah pasti ada penyelesaiannya.

bguskan ceritanya,, selamat menikmati… he

Leave a Reply